Sejarah singkat
penemuan mesin
Pada
tahun 1860 Lenoir yang berkebangsaan Prancis berhasil membuat mesin gas
bersiklus dua langkah. Pada mesin tersebut katup isap menutup menjelang akhir
langkah torak dari TMB (titik mati bawah) ke TMA (titik mati atas). Pada saat
itulah gas dinyalakan dan dibakar dengan bunga api listrik. Jadi pembakaran gas
tersebut dalam kondisi tekanan atmosfir atau tanpa kompresi. Akibatnya, tidak
dapat dihasilkan daya dan efisiensi yang tinggi.
Pada
tahun 1862 Beau de Rochas yang juga berkebangsaan Prancis berusaha memperbaiki
penemuan Lenoir dengan memberikan kompresi kepada gas sebelum dinyalakan.
Ternyata hasilnya lebih baik, walaupun belum memuaskan. Pada tahun 1876, teori
penyalaan gas dengan kompresi itu dikembangkan oleh Nikolaus Otto yang
berkebangsaan Jerman dengan menciptakan motor gas dengan empat langkah pada
siklus kerjanya. Mesin empat langkah (empat tak) adalah mesin yang dalam satu
siklus kerjanya dilakukan dalam empat langkah torak, yaitu langkah isap, kompresi, ekspansi
(usaha) dan buang pada dua kali putaran poros engkol. Dalam hal ini energi
panas hasil pembakaran campuran udara dan bahan baker mendorong torak pada
langkah ekspansi saja. Adapun ketiga langkah lainnya berlangsung karena adanya
energi kinetic dari roda gaya.
Siklus kerja ini dinamakan siklus
Otto.
Pada
tahun 1879 , Dugald Clark (bangsa Inggris) menyempurnakan siklus dua langkah
pada satu siklus kerjanya . Mesin dua langkah (dua tak) adalah mesin yang dalam
satu siklus kerjanya dilakukan dalam dua langkah torak pada satu putaran poros
engkol.
Selanjutnya
pada tahun 1890, Herbert Ackroyd Stuard (bangsa Inggris) membuat mesin dengan bahan
baker minyak tanah , menggunakan penguap dan
kepala pijar untuk membakar bahan baker. Setiap akhir langkah kompresi ,
minyak tanah disemprotkan kedalam tabung kepala pijar sehingga menguap dengan
cepat dan terbakar sendiri didalam silinder.
Pada
tahun 1954, Felix Wankel (Jerman) Memperkenalkan temuannya. Ia mengeliminasikan
torak ang bergerak bilak-balik supaya tidak lagi diperlukan batang penggerak
dan poros engkol. Akhirnya berhasil menciptakan mesin yang terdiri atas rotor
berbentuk segi tiga sama sisi yang berputar di dalam stator. Konstruksi yang
kemudian di beri nama motor wankel diperoduksi dan dipamerkan oleh pabrik NSU Mottorenwerke A.G (Frankfurt, Jerman) pertama kali pada tahun 1963. Setelah
mengalami penyempurnaan pada tahun 1967, Pabrik NSU memproduksi mobil bermesin
wankel RO 80. Masih pada tahun 1967 dengan mengatasi hal-hal yang perlu
disempurnakan, pabrik mobil TOYO KOGYO di Jepang berhasil membuat mobil
bermesin wankel RX 2, yaitu mobil Mazda 110 S. Pada tahun 1972 Mobil mazda
diproduksi dengan motor wankel RX 2 dan RX 3 sampai 20.000 unit setiap bulan.
Demikianlah hingga sekarang banyak type, model dan
motif dari motor bakar dibuat. Namun nama Otto masih selalu dipakai untuk
menyebut motor baker dengan istilah Otomotif ( Ottomotive)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar