Cari Blog Ini

Selasa, 06 Desember 2011

DASAR-DASAR OTOMOTIF (GENERAL)


Sejarah singkat penemuan mesin
Pada tahun 1860 Lenoir yang berkebangsaan Prancis berhasil membuat mesin gas bersiklus dua langkah. Pada mesin tersebut katup isap menutup menjelang akhir langkah torak dari TMB (titik mati bawah) ke TMA (titik mati atas). Pada saat itulah gas dinyalakan dan dibakar dengan bunga api listrik. Jadi pembakaran gas tersebut dalam kondisi tekanan atmosfir atau tanpa kompresi. Akibatnya, tidak dapat dihasilkan daya dan efisiensi yang tinggi.
Pada tahun 1862  Beau de Rochas yang juga berkebangsaan Prancis berusaha memperbaiki penemuan Lenoir dengan memberikan kompresi kepada gas sebelum dinyalakan. Ternyata hasilnya lebih baik, walaupun belum memuaskan. Pada tahun 1876, teori penyalaan gas dengan kompresi itu dikembangkan oleh Nikolaus Otto yang berkebangsaan Jerman dengan menciptakan motor gas dengan empat langkah pada siklus kerjanya. Mesin empat langkah (empat tak) adalah mesin yang dalam satu siklus kerjanya dilakukan dalam empat langkah torak,  yaitu langkah isap, kompresi, ekspansi (usaha) dan buang pada dua kali putaran poros engkol. Dalam hal ini energi panas hasil pembakaran campuran udara dan bahan baker mendorong torak pada langkah ekspansi saja. Adapun ketiga langkah lainnya berlangsung karena adanya energi kinetic dari roda gaya. Siklus kerja ini dinamakan siklus Otto.
Pada tahun 1879 , Dugald Clark (bangsa Inggris) menyempurnakan siklus dua langkah pada satu siklus kerjanya . Mesin dua langkah (dua tak) adalah mesin yang dalam satu siklus kerjanya dilakukan dalam dua langkah torak pada satu putaran poros engkol.
Selanjutnya pada tahun 1890, Herbert Ackroyd Stuard (bangsa Inggris) membuat mesin dengan bahan baker minyak tanah , menggunakan penguap dan  kepala pijar untuk membakar bahan baker. Setiap akhir langkah kompresi , minyak tanah disemprotkan kedalam tabung kepala pijar sehingga menguap dengan cepat dan terbakar sendiri didalam silinder.

Berdasarkan penemuan-penemuan tersebut di atas , para peneliti terus mengembangkan nya dengan penyempurnaan-penyempurnaan sampai pada system karburator dan busi (penghasil bunga api listrik) seperti yang dipakai pada motor bakar dewasa ini.  Karena penemuan Nikolaus Otto dianggap sebagai awal penyempurnaan proses motor baker, maka proses motor baker pada umumnya disebut proses Otto. Kemudian pada tahun 1892. Rudolf Diesel (bangsa Jerman) menciptakan motor bakar tanpa penyalaan bunga api listrik, yaitu  dengan menggunakan  tepung batubara yang ditiupkan ke dalam udara yang sudah di kompresikan lebih awal di dalam silinder. Proses ini tetap menggunakan proses Otto. Pada tahun 1898 Rudolf Diesel menyempurnakan  temuannya dengan menggunakan bahan baker minyak solar yang kemudian juga disebut dengan minyak Diesel.    
Pada tahun 1954, Felix Wankel (Jerman) Memperkenalkan temuannya. Ia mengeliminasikan torak ang bergerak bilak-balik supaya tidak lagi diperlukan batang penggerak dan poros engkol. Akhirnya berhasil menciptakan mesin yang terdiri atas rotor berbentuk segi tiga sama sisi yang berputar di dalam stator. Konstruksi yang kemudian di beri nama motor wankel diperoduksi dan dipamerkan oleh  pabrik NSU Mottorenwerke A.G (Frankfurt, Jerman) pertama kali pada tahun 1963. Setelah mengalami penyempurnaan pada tahun 1967, Pabrik NSU memproduksi mobil bermesin wankel RO 80. Masih pada tahun 1967 dengan mengatasi hal-hal yang perlu disempurnakan, pabrik mobil TOYO KOGYO di Jepang berhasil membuat mobil bermesin wankel RX 2, yaitu mobil Mazda 110 S. Pada tahun 1972 Mobil mazda diproduksi dengan motor wankel RX 2 dan RX 3 sampai 20.000 unit setiap bulan.
Demikianlah hingga sekarang banyak type, model dan motif dari motor bakar dibuat. Namun nama Otto masih selalu dipakai untuk menyebut motor baker dengan istilah Otomotif ( Ottomotive)

Minggu, 04 Desember 2011

Dunia Otomotif

Berbicara tentang dunia otomotif memang sangat luas, diataranya dari hal yang paling simpel seperti sepeda motor sampai pada yang paling komplex.yaitu alat berat. Secara umum semua mesin otomotif dilengkapi dengan engine yang merupakan penggerak utama dari sebuah mesin kemudian dilengkapi dengan sistem penggerak (power train), sistem elektrik, sistem steering (kemudi), sistem pendingin dan sistem lubrikasi..
Segitu saja dulu,, ngetiknya pake HP sie..